*Pekan Biasa XXII*
Rabu, 6 September 2023
Sebelum membaca renungan hari ini, mari kita membaca terlebih dulu Bacaan hari ini:
Bacaan I : Kol 1: 1 - 8
Bacaan Injil: Luk 4: 38 - 44
*<<<Renungan hari ini>>>*
Saudara-saudari terkasih
Di balik apa yang kita lakukan setiap hari itu menyiratkan sesuatu. Contohnya: saat seseorang terus-menerus membantu orang dengan tulus, orang bisa melihat dan merasakan ketulusan hatinya. Saat ia ditanya, mengapa ia berbuat baik? Ia bisa menyatakan alasannya secara pribadi. Perbuatan baik yang terus-menerus mengungkapkan apa yang menggerakkan di dalam hatinya.
Hari ini pun banyak orang bahkan setan bisa melihat dan merasakan ketulusan hati Tuhan Yesus. Mereka mengungkapkan dengan berteriak: “Engkau adalah anak Allah”. Dari apa yang diperbuat Tuhan Yesus, mereka tahu bahwa Tuhan Yesus itu Mesias yang dinantikan selama ini. Namun, Tuhan Yesus melarang mereka untuk membicarakannya.
Apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus menyiratkan bahwa Ia itu Anak Allah. Hal itu tampak pada perbuatan-Nya yang sudah di luar kemampuan manusia. Sakit-penyakit, Ia sembuhkan. Setan-setan pun, Ia usir dari orang yang kerasukan dengan kuasa Allah Maha Tinggi. Dengan kata-kata dan penumpang tangan-Nya, Tuhan Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus dan banyak orang.
Saat ini, kita pun bisa meneladan apa yang dilakukan Tuhan Yesus. Dengan kata-kata, perbuatan baik dan kehadiran kita yang tulus, kita bisa menyembuhkan dan menyelamatkan orang lain. Ketulusan hati kita bersumber pada ketulusan hati Tuhan Yesus dalam menghidupi misi-Nya di dunia ini. Ketulusan hati kita bisa menyentuh, menyembuhkan, menyelamatkan dan menggerakkan orang lain untuk lebih mengenal dan dekat dengan Tuhan Yesus.
Saudara-saudari terkasih
Lakukanlah semuanya dengan tulus hati
Tuhan Yesus hadir dan bekerja dalam ketulusan hati kita…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar